
TATIYE.ID (KABGOR) – Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus memperkuat penanganan wabah malaria, meski jumlah kasus di daerah tersebut mulai menunjukkan penurunan.
Hal itu dibahas dalam rapat koordinasi virtual kedua yang dipimpin Bupati Gorontalo Sofyan Puhi dari Ruang Dulohupa, Jumat (2/10/2026).
Rapat difokuskan pada evaluasi sekaligus percepatan pelaksanaan tracking atau pelacakan kasus di tingkat bawah. Penambahan tracking oleh tim lapangan disebut mulai menunjukkan hasil.
“Alhamdulillah hasilnya mulai melandai, bahkan di beberapa wilayah terinformasi sudah nol,” kata Sofyan.
Meski demikian, Sofyan meminta seluruh stakeholder kesehatan tidak mengendurkan pengawasan. Ia menginstruksikan agar jumlah pelacakan kontak terus ditingkatkan untuk memastikan tidak ada kasus yang luput dari deteksi.
“Tapi tracking-nya akan kita tambah terus. Jangan sampai kasusnya terlihat melandai hanya karena tracking berhenti. Makin kita identifikasi, makin bagus agar semua terbaca jelas,” tegasnya.
Pemkab Gorontalo juga menjadwalkan evaluasi secara berkala untuk memastikan penanganan malaria terus dikawal hingga tuntas.
Bupati Sofyan mengatakan, rapat koordinasi lanjutan akan kembali digelar melalui Zoom pada 9 Oktober 2026 untuk mengevaluasi perkembangan penanganan malaria.














