
TATIYE.ID (KABGOR) – Bupati Gorontalo Sofyan Puhi mengapresiasi seluruh peserta Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 yang telah berpartisipasi selama pelaksanaan kegiatan di Kabupaten Gorontalo.
Apresiasi tersebut disampaikan saat penutupan Pasar Rakyat PENAS XVII di Kompleks Kantor Bupati Gorontalo dan kembali ditegaskan pada Closing Ceremony PENAS XVII di Taman Budaya Limboto, Rabu (24/6/2026).
Sofyan mengatakan, selain menjadi ajang silaturahmi, pertukaran pengalaman, serta pengembangan sektor pertanian dan perikanan, PENAS XVII juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran sekitar 13 ribu peserta selama lima hari pelaksanaan kegiatan mendorong peningkatan aktivitas UMKM, pedagang, jasa transportasi, hingga homestay dan pemondokan warga.
“Alhamdulillah, aktivitas ekonomi masyarakat mengalami peningkatan. Dari data yang dihimpun, transaksi ekonomi mencapai sekitar Rp350 juta setiap malam. Jika diakumulasikan selama lima hari, perputaran uang yang terjadi mendekati Rp2 miliar,” ujar Sofyan.
Menurutnya, capaian tersebut membuktikan kegiatan berskala nasional mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan sekaligus memperkenalkan potensi daerah.
Pada kesempatan itu, Sofyan juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan PENAS XVII masih terdapat kekurangan dalam pelayanan maupun fasilitas. Ia berharap seluruh peserta kembali ke daerah masing-masing dengan selamat dan membawa kesan baik tentang Gorontalo.
Bupati turut menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pertanian, KTNA, Bank Indonesia, Panasonic Gobel, Pemerintah Provinsi Gorontalo, TNI-Polri, panitia, relawan, serta seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo.

















