
TATIYE.ID (BONE BOLANGO) — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bone Bolango, Amin Nusi, secara langsung menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pengukuhan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat kabupaten.
Pengukuhan yang berlangsung khidmat pada hari ini tersebut diselenggarakan dan dipusatkan di Gedung Olahraga (GOR) Oginawa, menjadi momen bersejarah bagi puluhan putra-putri terbaik daerah.
Acara pengukuhan di GOR Oginawa ini menandai puncak dari serangkaian proses seleksi ketat dan latihan fisik maupun mental yang telah dilalui oleh para peserta selama beberapa pekan terakhir. Mereka yang terpilih dan dikukuhkan hari ini merupakan perwakilan pelajar berprestasi dari berbagai sekolah menengah yang ada di seluruh penjuru Kabupaten Bone Bolango, yang dinilai memiliki kecakapan fisik dan wawasan kebangsaan yang mumpuni.
Kehadiran dan apresiasi Amin Nusi dalam momen tersebut menegaskan dukungan penuh dari pihak legislatif terhadap pembinaan generasi muda di daerah. Ia menyadari betul bahwa menjadi anggota Paskibraka bukanlah tugas yang mudah, melainkan sebuah amanah besar yang menuntut dedikasi tinggi, kedisiplinan ekstra, serta rasa cinta tanah air yang mendalam dari masing-masing individu.
“Ini adalah tugas mulia. Saya tentu sangat bangga melihat putra-putri kita telah resmi dikukuhkan,” ungkap Amin Nusi menyikapi momentum tersebut.
Ia menaruh harapan besar agar para generasi penerus bangsa ini dapat menjalankan tugas pengibaran dan penurunan bendera pada upacara peringatan kemerdekaan nanti dengan sempurna, lancar, dan tanpa kendala teknis sedikit pun.
Namun, politisi tersebut menekankan bahwa puncak keberhasilan seorang purna Paskibraka sejatinya tidak hanya diukur dari kelancaran baris-berbaris di lapangan upacara saja.
Dirinya secara khusus berpesan agar segala bentuk ilmu dan perubahan karakter yang didapatkan selama masa karantina tidak menguap begitu saja setelah tugas negara selesai dilaksanakan.
“Apa yang didapatkan selama proses pendidikan dan pelatihan agar diimplementasikan di lingkungan sekolah dan rumah,” tegas Amin.
Menurutnya, karakter tangguh, jiwa kepemimpinan, rasa gotong royong, hingga manajemen waktu yang telah ditempa secara disiplin harus menjadi gaya hidup sehari-hari yang melekat pada diri setiap anggota Paskibraka setelah mereka kembali ke masyarakat.
Dengan mengamalkan nilai-nilai luhur tersebut, para anggota Paskibraka diharapkan mampu menjadi teladan nyata atau role model yang baik bagi teman-teman sebaya di lingkungan sekolahnya. Di samping itu, mereka juga diharapkan dapat menjadi anak yang lebih berbakti, mandiri, dan disiplin di tengah-tengah keluarga, sehingga mampu membawa pengaruh positif bagi kemajuan sumber daya manusia di Bone Bolango.
Selain menyoroti peran, moral, dan tanggung jawab peserta setelah masa tugas, Amin Nusi juga memberikan atensi yang sangat serius terhadap kondisi fisik mereka menjelang hari-H penugasan. Ia secara khusus meminta dan mengingatkan pihak panitia penyelenggara maupun tim medis untuk lebih ekstra dalam menjaga dan memantau kesehatan seluruh anggota Paskibraka tanpa terkecuali.
Menurutnya, kesehatan para peserta adalah prioritas utama yang tidak boleh diabaikan. Mengingat intensitas latihan yang sangat tinggi menjelang hari pelaksanaan dan kondisi cuaca yang menguras tenaga, panitia diinstruksikan untuk memastikan asupan gizi, vitamin, kecukupan waktu istirahat, serta kondisi medis peserta benar-benar terkontrol agar tidak ada yang tumbang karena kelelahan.
Pada akhirnya, keberhasilan pelaksanaan tugas kehormatan ini merupakan hasil kerja keras bersama antara peserta, pelatih, panitia, pemerintah daerah, hingga dukungan doa dari para orang tua.
Melalui pengukuhan yang khidmat di GOR Oginawa ini, Amin Nusi optimis bahwa putra-putri kebanggaan Bone Bolango ini siap mengukir sejarah manis dan membanggakan daerahnya di hari kemerdekaan kelak.






















