
TATIYE.ID (KABGOR) – Keterbatasan anggaran tidak menjadi alasan bagi Pemerintah Kabupaten Gorontalo untuk menurunkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat.
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi justru mendorong Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Gorontalo untuk terus berinovasi dan memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah dan berkualitas.
Hal itu disampaikan Sofyan saat menerima jajaran Dukcapil Kabupaten Gorontalo yang dipimpin Kepala Dinas Dukcapil Muhtar Taufik Saleh Nuna bersama seluruh pejabat administrator di Rumah Dinas Bupati Gorontalo, Selasa (11/8/2026).
Sofyan mengapresiasi berbagai inovasi yang telah dilakukan Dukcapil, termasuk membangun kolaborasi dengan lembaga vertikal serta instansi pemerintah di tingkat kabupaten maupun provinsi.
Menurutnya, kolaborasi menjadi salah satu solusi penting untuk menjaga kualitas pelayanan di tengah kebijakan efisiensi yang diterapkan secara nasional.
“Di tengah kondisi efisiensi, salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan adalah membangun kolaborasi,” kata Sofyan.
Sofyan menegaskan, keterbatasan anggaran tidak boleh dijadikan alasan untuk mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Justru, kondisi tersebut harus mendorong setiap perangkat daerah untuk mencari terobosan dan bekerja lebih kreatif.
Ia menyebut Dukcapil sebagai salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) yang sangat vital karena pelayanan yang diberikan bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Karena itu, Sofyan turut menyoroti pentingnya kualitas aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di lingkungan Dukcapil.
Menurutnya, ASN yang ditempatkan di Dukcapil harus memiliki etos kerja, disiplin, moral, dan etika yang baik. Sebab, kualitas aparatur akan berpengaruh langsung terhadap suasana kerja dan pelayanan kepada masyarakat.
“Dukcapil tidak bisa diisi oleh ASN yang tidak disiplin karena akan memengaruhi suasana kerja dan kualitas pelayanan di lingkungan Dukcapil,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Gorontalo Muhtar Taufik Saleh Nuna juga menyampaikan sejumlah capaian dan inovasi yang telah dilakukan untuk meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan.
Salah satunya melalui inovasi SIPRIMA, sebuah layanan administrasi kependudukan secara daring yang memungkinkan masyarakat mengurus berbagai dokumen adminduk dari rumah.
Dengan layanan tersebut, masyarakat tidak lagi harus selalu datang ke kantor Dukcapil untuk mengurus dokumen administrasi kependudukan.
Namun, untuk proses tertentu seperti perekaman biometrik dan pencetakan KTP elektronik, masyarakat tetap harus datang secara langsung ke kantor Dukcapil karena membutuhkan pelayanan tatap muka.
Sofyan memastikan Pemerintah Kabupaten Gorontalo tetap memperhatikan berbagai kendala yang dihadapi Dukcapil, termasuk persoalan keterbatasan anggaran.
Ia meminta jajaran Dukcapil tidak berhenti berinovasi dan tetap memberikan pelayanan secara maksimal.
“Teruslah bekerja dan berinovasi serta tunjukkan totalitas dalam melakukan pelayanan publik,” tegas Sofyan.
Bagi Sofyan, efisiensi anggaran bukan alasan untuk berhenti berinovasi. Sebaliknya, kondisi tersebut harus menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperkuat kolaborasi dan menghadirkan pelayanan publik yang semakin efektif bagi masyarakat.


















