
TATIYE.ID (KABGOR) – Launching Zona Khas ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menghadirkan pusat kuliner yang memenuhi standar halal, aman, dan sehat, sekaligus meningkatkan daya saing pelaku UMKM lokal di Kabupaten Gorontalo.
Hal ini disampaikan Bupati Gorontalo Sofyan Puhi memberikan sambutan pada kegiatan launching Zona Khas (Kuliner Halal, Aman, dan Sehat) yang dilaksanakan di Foodcourt Limboto, Sabtu (14/3/2026)
Lebih lanjut Sofyan menyampaikan program ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam memperkuat sektor kuliner daerah serta mendorong pertumbuhan UMKM yang berkualitas.
Ia juga mengapresiasi kepada Bank Indonesia yang terus memberikan pendampingan kepada UMKM di Kabupaten Gorontalo, mulai dari program transaksi non-tunai bagi pelaku usaha di kawasan Menara, depan Kantor Bupati, hingga di sekitar rumah dinas Bupati.
“Terima kasih kepada Bank Indonesia yang terus mendampingi UMKM kita. Sejak peluncuran transaksi non tunai hingga kegiatan hari ini, dampaknya sangat terasa dalam meningkatkan perputaran ekonomi para pelaku usaha,” ujar Sofyan.
Kawasan Zona Khas Foodcourt Limboto saat ini terdapat puluhan lapak kuliner, sementara di kawasan depan Kantor Bupati dan rumah dinas terdapat 137 lapak yang sebagian besar dikelola oleh pelaku usaha muda,” ucap Sofyan.
“Dengan perkembangan tersebut hal ini menjadi bukti kuat bahwa sektor kuliner mampu menjadi penggerak ekonomi daerah,”
Pengembangan kawasan kuliner ini juga merupakan bagian dari persiapan Kabupaten Gorontalo sebagai tuan rumah Pekan Nasional Petani Nelayan XVII yang akan digelar dalam empat bulan mendatang dan diperkirakan dihadiri sekitar 35 ribu petani dan nelayan dari seluruh Indonesia.
“untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu yang akan datang nantinya menikmati kuliner daerah yang tertata, higienis, halal, dan berkualitas,” tambahnya.
“Menjadi simbol kebangkitan UMKM lokal serta memperkuat citra Kabupaten Gorontalo sebagai daerah yang siap menyambut event nasional dan menjadi destinasi kuliner Provinsi Gorontalo,
serta berbagai pemangku kepentingan yang turut mendukung penguatan ekonomi kerakyatan melalui sektor UMKM,” ujarnya.



















