TATIYE.ID (GORUT) – Kader muda Partai Golkar yang kini menduduki posisi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Utara, Hamzah Sidik, menjadi salah satu figur yang digadang-gadang masuk ke arena pertarungan perebutan kursi Ketua DPD II Golkar Gorut pada perhelatan Musda III Partai Golkar Gorut, pertengahan bulan depan.
Meski disebut-sebut sebagai salah satu kandidat serius, pria yang biasa disapa HS ini mengaku dirinya masih fokus pada persiapan Musda tersebut. “Saya masih fokus ke pelaksanaan Musda karena di situ saya bertanggungjawab sebagai pengarah. Belum berfikir terlalu jauh untuk bicara bursa ketua,” ujar Hamzah kepada wartawan tatiye.id.
Hamzah menambahkan dirinya belum menyatakan secara terbuka mengenai pencalonan tersebut, dikarenakan masih menunggu respon, saran dan masukan dari rekan-rekannya, lebih khusus yang ada di jajaran Pengurus Kecamatan (PK) sebagai pemilik suara terbanyak.
Hamzah juga masih melihat situasi dan dinamika yang ada di Partai Golkar Gorut. “Kalaupun maju harus mempunyai persiapan, dan kalaupun tidak akan maju, kita harus berfikir untuk mendorong siapa. Akan tetapi jika ada kader-kader yang mempunyai niat maju untuk mencalonkan diri, sebagaimana tujuannya ingin membesarkan partai & menjadikan partai ini lebih baik ke depan, maka kita harus berikan apresiasi,” sambung pria yang juga merupakan Ketua AMPG Gorut.
HS mengakui bahwa mengelola partai Golkar harus memiliki energy yang besar dan menuntut waktu yang banyak. Sehingga dirinya juga harus meminta restu dari sesepuh, senior yang ada di Partai Golkar, kader-kader, dan pemilik suara.
Lebih khusus Hamzah menyebut bahwa dirinya harus meminta restu kepada pimpinan, baik itu dari pimpinan DPD 2 maupun pimpinan DPD 1, dalam hal ini dari Rusli Habibie selaku pimpinan partai Golkar Provinsi Gorontalo. “Karena tanpa ada restu dan dukungan dari senior-senior ini, kemungkinan akan kesulitan kita untuk mengelola partai,” tutup HS yang dalam struktur DPD 2 Golkar Gorut duduk sebagai Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga. (*)















