TATIYE.ID (POHUWATO) – Jajaran Pemerintah Kabupaten Pohuwato menggelar rapat Video Conference (Vidcon) membahas tentang evaluasi persiapan Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada Desember 2020.
Senin (06/07)
Wakil Bupati Pohuwato, Amin Haras yang memimpin rapat tersebut mengatakan bahwa pada prinsipnya Pemda Pohuwato dari awal memang telah menyiapkan anggaran untuk Pilkada 2020 ini.
“Sebenarnya memang sudah ada pos anggaran Pilkada, tetapi ada penundaan karena pandemi covid kemarin, Alhamdulillah Pemda juga tidak mengutak-atik anggaran yang sudah ditandatangani dalam NPHD antara Pemda Pohuwato bersama KPU maupun Bawaslu,†ujar Wabup
Pelaksaan Pilkada di tengah pandemi Covid-19 sendiri tentu menimbulkan konsekuensi bagi KPU maupun Bawaslu, sehingga Wabup berpesan untuk melakukan penambahan anggaran untuk Alat Pelindung Diri (APD) atau sesuai protokoler kesehatan
“Kaitan dengan penambahan TPS tersebut agar tidak terjadi kerumunan masa utamakan APD dan protokoler kesehatan. Dengan pelaksaan Pilkada di tengah pandemi ini juga tentu harus ada rasionalisasi di NPHD oleh KPU,†ucapnya.
Wabup Amin sendiri menguraikan bahwa anggaran Pilkada dari Pemda sejumlah total Rp.18,5 Miliar khusus untuk KPU, untuk proses pencairannya dibagi kedalam beberapa tahap
“Anggaran dari Pemda untuk KPU lanjutnya, sebanyak Rp18,5 Miliar dan sudah dicairkan tujuh milyar lebih atau sekitar 40 persen. Insya Allah kita sementara persiapkan untuk pencairan tahapan berikutnya,†pungkasnya.














