TATIYE.ID (POHUWATO) – Terkait Pilkada, Partai Golkar di Kabupaten Pohuwato adalah satu-satunya partai yang berhasil meraih kursi terbanyak di parlemen Pohuwato dengan total 10 kursi. Jadi, sangatlah pantas bagi kader untuk berebut rekomendasi dari partai yang berlambangkan pohon beringin tersebut. Sabtu (20/06/2020
Selain Golkar, menyusul Partai PKB yang berhasil memperoleh 4 kursi di parlemen. Maka dari itu, rekomendasi dari dua partai ini sangat berpengaruh dalam memenangkan Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) di Pilkada Pohuwato.
Ketua DPD II Kabupaten Pohuwato Syarif Mbuinga saat diwawancarai oleh wartawan Tatiye.Id perihal jika seandainya ada kader yang akan diusung oleh partai lain dalam mengikuti Pilkada di Pohuwato, ia mengatakan, bahwa tahapan untuk melahirkan rekomendasi masih dalam proses.
“Pada akhrinya pengambilan keputusan dari DPP akan mengarah kepada sejauh mana elektabilitas, tingkat keterkenalan, tingkat keterpilihan dari calon yang akan diajukan oleh Golkar, sehingga mampu untuk bisa meraih kemenangan, ” kata Syarif
Diakhir pertanyaan, jika seandainya ada kader Golkar yang siap dan akan diusung oleh partai lain dalam mengikuti Pilkada, dengan lugas Syarif menjawab, wow keren.
“Keren, wow keren, wow kereen” pungkas Syarif
Apakah pernyataan SM ini menjadi signal positif bagi Suharsi Igirisa yang kini menjadi Cawabup Saipul Mbuinga ? Karena SM menyebut bahwa hasil survey akan sangat menentukan keluarnya rekomendasi Partai Golkar kepada kandidat.
Lantas, jika hasil survey Suharsi Igirisa menempati posisi tertinggi, akankah Golkar tetap akan memberi rekomendasi kepada Suharsi yang hanya menempati posisi Cawabup ? Sayangnya, jawaban sang ketua DPD II Golkar Pohuwato ini sangat ambigu dan sulit untuk ditebak apa maksudnya.
Pewarta: Febriyanto


















