Tatiye.id (BONEBOL) – Kabupaten Bone Bolango mendapat ujian yang cukup berat, belum juga pandemi covid 19 berakhir, pemerintah kabupaten Bone Bolango harus dihadapkan dengan persoalan banjir bandang yang terjadi di 7 kecamatan di Kabupatena Bone Bolango. Sepertinya Bupati Bonebol kerepotan biayai covid, banjir dan juga anggaran pelakasnaan Pilkada yang rencana akan dilehat akhir tahun 2020.
Hal ini juga dirasakan Bupati Bone Bolango Hamim Pou, seusai memantau dampak musibah banjir bandang di beberapa Kecamatan di Kabupaten Bone Bolango Jumat (12/7) siang tadi.
Kata Bupati, kabupaten Bone Bolango mulai kerepotan, tugas kami bertambah; tangani covid yg masih mengkhawatirkan dan banjir yang baru saja melanda. Saya minta semua warga tdk abai pada protokol kesehatan. Justru ini rawan bertambahnya covid”,üjar Hamim dan mengatakan, saya memperkirakan warga yang terkena covid akan terus bertambah jika kita semua tidak patuh
Anggaran sungguh terkuras utk tiga hal: covid, Pilkada yg menguras anggaran serta kini banjir” terang Bupati Namun Bupati menjelaskan,
kita semua harusnya sensitif dalam menghadapi ini. Tidak semua cara pandang kita selalu dengan anggaran pasti semua selesai. “Karena itu mari rawat kebersamaan dan sensitivitas,”terang hamim
Pewarta : Zulkifli Ibrahim















